Kamis, 14 Februari 2013

Cara Mengetahui Nomor HP Sendiri (All Operator)

Pernah ngak ketika mau ngisi pulsa, eh ternyata lupa nomor HP sendiri... (jiah, parah.. he3x).

Ini memang hal yang biasa terjadi sama siapapun.





Apalagi kalo nomor yang digunakan bukan nomor HP utama, alias nomor yang tidak ada cantik-cantiknya (cewek kalee) sama sekali. Pasti sangat susah untuk dihapalkan.


Tapi jangan takut gan. Semua itu ada solusinya. Berikut solusi cara mengetahui nomor telepon tiap operator:


1. Isi nomor telepon menggunakan voucher , kemudian sms ke nomor teman ataupun nomor HP agan yag satunya, nah disitu agan akan mengetahui nomer teleponnya. Tapi cara ini pasti jadul banget alias ribet.


2. Tekan *808# lalu tekan oke/call, maka seketika itu juga nomor HP akan muncul di layar.


Cara nomor 2 hanya bisa dugunakan untuk provider telkomsel.


Untuk provider lain, caranya sebagai berikut :


Telkomsel  (*808# Tekan ok/call)

XL  (*123*22*1*1*# Tekan ok/call)
Indosat  (*777*8# Tekan ok/call)
Axis  (*2#) Tekan ok/call
Three  (*998#) Tekan ok/call

Cara Cek Pulsa Semua Operator Terlengkap

Ingin tahu cara cek saldo pulsa semua operator?

Langsung aja Gan, Cekidot!



 AXIS : Operator 838 , Cek pulsa *888#
Simpati : Operator 116 , Cek pulsa *888#
Kartu AS : Operator 116 , Cek pulsa *888#
3 (Three) : Operator *111# , Cek pulsa 123
Mentari : Operator 222 , Cek pulsa *555#
IM3 : Operator 300 , Cek pulsa *388#
Starone : Operator 111 , Cek pulsa *555#
XL Bebas : Operator 818 , Cek pulsa *123#
XL Jempol : Operator 817, Cek pulsa *123#
XL Jimat : Operator 817, Cek pulsa *123#
FLEXI : Operator 147, Cek pulsa *99#
FREN : Operator 888 , Cek pulsa 999
ESIA : Operator 92889288 , Cek pulsa *955

Kode-Kode Rahasia HP

Kode akses Nokia


*#30# : Menampilkan ‘private number’ yang menghubungi anda.

*#73# : Mereset timer ponsel dan skor game (pada beberapa ponsel).
*#7780# : Mengembalikan ke setting pabrik (factory setting).
*#2820# : Alamat IP perangkat Bluetooth (untuk ponsel yang mempunyai Bluetooth).
xx# : Akses cepat ke nama/nomer telepon di phone book ponsel, misalnya 20#.
*3370# : Mengaktifkan EFR(Enhanced Full Rate) Codec
#3370# : Menonaktifkan EFR Codec.
*#4270# : Mengaktifkan Half Rate Codec.
*#4270# : Menonaktifkan Half Rate Codec.
*#0000# : Menampilkan versi software ponsel.
*#9999# : Kode alternatif jika *#0000# tidak bekerja.
*#06# : Melihat nomor IMEI (Internasional Mobile Equipment Identity).
*#21# : Mengecek nomor pengalihan “All Call” yang digunakan.
*#2640# : Menampilkan kode keamanan ponsel yang digunakan.
*#43# : Mengecek status “Call Waiting”.
*#61# : Untuk mengecek nomor pemanggil yang dialihkan ketika tak anda jawab.
*#62# : Mengecek nomor pemanggil yang dialihkan ketika ponsel anda di luar jangkauan.
*#67# : Mengecek nomor pemanggil yang dialihkan ketika ponsel anda sedang sibuk.
**21*number# : Menghidupkan pengalihan “All Call” pada nomor yang diisi.
**61*number# : Menghidupkan pengalihan “No Reply” pada nomor yang diisi.
**67*number# : Menghidupkan pengalihan “On Bussy” pada nomor yang diisi.
*#67705646# : Mengganti logo operator logo pada Nokia 3310 dan 3330.
*#746025625# : Menampilkan status SIM Clock.
*#7760# : Menampilkan kode pabrikan (sebagian besar ponsel tipe lama).
*#92702689# : Memunculkan : 1. Serial Number, 2. Date Made, 3. Purchase Date, 4. Date of last repair, 5.Transfer user data. Keluar dari mode ini harus merestart ponsel ( pada beberapa ponsel ).

Baterai cadangan tersembunyi Kalau baterai anda hampir habis, padahal anda sedang menunggu telpon penting, dan telpon anda dibuat oleh Nokia, silahkan tekan *3370#, maka telpon anda otomatis restart danbaterai akan bertambah 50%.Baterai cadangan ini akan terisi waktu anda mencharge HP anda.


Kode akses Sony Ericsson :


*#06# : Melihat nomor IMEI (Internasional Mobile Equipment Identity).

*#0000# : Mereset bahasa kembali ke English.
> * < < * < * : Service Menu – menampilkan versi software ponsel. Tekan “Yes” berulang-ulang untuk melihat semua data software dan tekan “>” untuk melihat semua teks yang terdapat pada ponsel.
< * * < : Mengunci SIM Card.

Shortcuts :


1. Menyimpan nomor “Missed Call” di direktori ponsel.


Cari menu “Missed Call”, tekan “Yes” untuk menampilkan nomor yang dituju. Tekan nomor apa saja ( 0 sampai 9 ), kemudian tekan “clear” sekali untuk memblok nomor tersebut, kemudian tekan dan tahan “<” sampai muncul “Store”, tekan “Yes”.


2. Menyembunyikan nomor.


Setelah menekan nomor yang dituju dan sebelum menekan “Yes”, tekan ‘ > ‘ 2 kali untuk memilih “Hide Id?” dan tekan ‘Yes’.


3. Mengecek level batere ketika ponsel mati (off ).


Tekan ‘No’ secara cepat 1 x dan tunggu hingga tampilan baterai terlihat.

4. Menyimpan nomor di memori ponsel (bukan SIM Card).
Ikuti prosedur normal untuk menyimpan nomor. Ketika tampilan untuk menyimpan terlihat tekan ‘#’ sekali dan lokasi yang diinginkan, atau tekan ‘#’ 2 kali untuk melihat posisi lanjutan.

5. Menghubungi nomor dari pesan SMS.


Mengarahkan kursor pada nomor yang tertulis, kemudian tekan “Yes”.


Shortcut Penampilan Gambar :


(Berlaku di sebagian besar ponsel Symbian).

Ketika melihat image atau gambar di galeri, tekan :
1 : untuk memutar gambar ke kiri.
2 : untuk memutar gambar ke kanan.
5 atau 7 : untuk memperbesar (zoom) gambar.
* : untuk tampilan fullscreen atau non fullscreen.
Catatan : perintah angka di atas bisa berbeda di setiap ponsel.

Hard Reset :


Peringatan !!! Semua data ponsel akan hilang.

Dalam keadaan ponsel mati (off), tekan secara bersamaan tombol telepon (bicara), angka 3, dan tombol * (bintang).
Kemudian dalam keadaan menekan ketiga tombol tersebut, tekan tombol On. Trik ini berlaku di sebagian besar ponsel Nokia.

Update Tambahan Nokia GSM


Nokia 21xx


Kode Penjelasan

*#06# Kode IMEI
*#3283# Minggu Produksi/Bulan & Tahun
*#9999# Versi Software

Nokia 32xx


Kode Penjelasan

*#06# Kode IMEI
*#0000# Versi Software
*#92702689# Menu Layanan
*#746025625# Sim Clock Stop
*3370# EFR aktif, suara lebih jernih, baterai cepat habis.
#3370# EFR inactive.
*4720# HR aktif, suara tidak lebih jernih, baterai tahan lama.
#4720# HR OFF.

Nokia 51xx


Kode Penjelasan

*#06# Kode IMEI
*#0000# Versi Software
*#92702689# Menu layanan
*3370# EFR aktif, suara lebih jernih, baterai cepat habis.
#3370# EFR inactive.
*4720# HR aktif, suara tidak lebih jernih, baterai tahan lama.
#4720# HR OFF.

Nokia 61xx


Kode Penjelasan

*#06# Kode IMEI
*#0000# Versi Software
*#92702689# Menu layanan
*3370# EFR aktif, suara lebih jernih, baterai cepat habis.
#3370# EFR inactive.

Nokia 81xx


Kode Penjelasan

*#06# Kode IMEI
*#8110# Versi Software, tanggal produksi & nomor model
*#92702689# Menu layanan

Nokia 88xx


Kode Penjelasan

*#06# Kode IMEI
*#0000# Versi Software
*#92702689# Menu Layanan
*3370# EFR aktif, suara lebih jernih, baterai cepat habis.
#3370# EFR inactive.

Nokia 90xx


Kode Penjelasan

*#06# Kode IMEI
*#6823711
58412125# Versi Software
*#3283# Tanggal Produksi

Kamis, 31 Januari 2013

CARA MEMBACA KODE WARNA RESISTOR

Saya pernah menanyakan pertanyaan ringan kepada mereka yang hadir pada seminar elektronika di salah satu perguruan tinggi di Jakarta.  “siapa yang tidak bisa membaca kode gelang resistor, tunjuk jari?” . Awalnya saya berpikir tidak ada diantara mereka yang akan mengacungkan jarinya.  Tapi, ada beberapa dari mereka dengan sedikit malu-malu mengacungkan jarinya.  Saya tercengang dan diam beberapa saat.  Saya baru sadar, meskipun tiap hari mereka selalu berkutat dengan elektronika, banyak hal-hal kecil dan sederhana yang mereka lupakan.
Pada tulisan kali ini, saya berusaha untuk menjelaskan pengetahuan dasar, mudah dan sederhana untuk mereka yang punya hoby elektronika, tentang cara mudah membaca gelang warna pada resistor :
Resitor dengan 4 gelang:
Lazimnya gelang resistor terdapat 4 gelang kode yang umumnya digunakan untuk presisi rendah dengan toleransi 5%, 10% dan 20%. Gelang pertama dan kedua mewakili angka resistor. Gelang ketiga mengindikasi perkalian (multiplier) berapa ‘nol’ yang ditambahkan. Jika multiplier band adalah emas (gold) atau perak (silver) kemudian desimal digeser ke kiri satu atau dua (dibagi dengan 10 or 100). Gelang toleransi (tolerance band) deviasi dari nilai spesifik, biasanya terdapat jarak dari gelang lain.

Sebagai contoh, untuk resistor dengan nilai 560 ohm, 5% maka gelang warnanya adalah hijau, biru, coklat dan emas. Penjelasan: Hijau dan biru mewakili angka (56); sedangkan coklat adalah pengali (multiplier) (10) dan emas adalah toleransi (5%). Sedemikian sehingga nilainya 56*10 = 560.
Jika gelang ke tiga diubah ke warna merah, maka pengali (multiplier) akan menjadi 100, sehingga nilainya 56×100 = 5600 ohms = 5.6 k ohms. Jika gelang pengali (multiplier band) adalah emas atau perak, kemudian desimal poin akan digeser ke kiri satu atau dua tempat (dibagi dengan 10 atau 100).  Sebagai contoh, sebuah resistor dengan gelang hijau, biru, perak dan emas mempunyai nilai 56*0.01 = 0.56.
Catatan: 20% resistors hanya mempunyai 3 gelang – artinya, gelang toleransi (gelang ke empat tanpa warna).
Resitor dengan 5 gelang:
Resistor dengan gelang seperti ini digunakan untuk rangkaian elektronika dengan presisi tinggi, resistor dengan presisi 2%, 1% atau bertoleransi lebih rendah. Cara membaca gelang mirip dengan sistem sebelumnya (4 gelang); hanya saja ada perbedaan nomor dari angka. Gelang pertama, kedua dan ketiga mewakili nilai angka, gelang ke empat adalah pengali (multiplier) dan gelang ke lima adalah toleransi.
Berikut adalah standar tabel kode warna resistor:
Warna Gelang ke-1 Gelang ke-2 Gelang ke-3 * Pengali Toleransi Koefisien Suhu Fail Rate
Hitam 0 0 0 ×100


Coklat 1 1 1 ×101 ±1% (F) 100 ppm/K 1%
Merah 2 2 2 ×102 ±2% (G) 50 ppm/K 0.1%
Jingga 3 3 3 ×103
15 ppm/K 0.01%
Kuning 4 4 4 ×104
25 ppm/K 0.001%
Hijau 5 5 5 ×105 ±0.5% (D)

Biru 6 6 6 ×106 ±0.25%(C)

Ungu 7 7 7 ×107 ±0.1% (B)

Abu-abu 8 8 8 ×108 ±0.05% (A)

Putih 9 9 9 ×109


Emas


×0.1 ±5% (J)

Perak


×0.01 ±10% (K)

Tanpa Warna



±20% (M)

* Gelang ke-3 hanya untuk 5-band resistors
Beberapa resistor mempunyai penambahan gelang – sangat jarang ditemui – indikasi reliabilitas atau koefisien suhu (temperature coefficient).
Pada gelang reliability band, spesifikasi failure rate per 1000 jam (dengan asumsi bahwa beban penuh diberikan pada resistor). Maka temperature coefficient dapat juga ditandai pada resistors 1% resistor (contoh +/-100 ppm akan berubah temperatur 50 derajat Celcius yang menyebabkan berubah nilai resistor sebesar 1%). Pengkodean seperti ini mungkin membingungkan tetapi bagi yang hobi elektronika atau praktisi akan lebih mudah tanpa harus mengingat kode warna gelang resistor.
Cara yang paling gampang bagi yang awam cukup dengan mengukur resistor dengan multitester digital berkalibrasi (akurat); biasa dipakai di industri PCBA, maka nilai angka akan muncul di layar monitor.
Contoh:
Resistor dengan 4 gelang:
Hijau, Biru, Merah, toleransi Perak: 56*100 = 5.6 kohms, dengan tol 10%
Coklat, Hitam, Jingga, Emas : 10*1000 = 10000 ohms (or 10K ohms), dengan tol 5%
Merah, Merah, Coklat, Perak : 22*10 = 220 ohms (220 ohms), dengan tol 10%
Resistor dengan 5 gelang:
Biru, Coklat, Putih, Coklat, Merah: 619*10 = 6190 ohms (6.19K ohms), dengan tol 2%
Merah, Merah, Coklat, Hitam, Coklat: 221*1 = 221 ohms, dengan tol 1%
Coklat, Hitam, Hitam, Merah, Coklat: 100*100 = 10000 ohms (10.0K), dengan tol 1%
Biar gampang mengingat kode warnanya, cukup hafalkan “Hi-Co-Me-Ji-Ku-Hi-Bi-U-A-Pu”